Bappelitbangda Kabupaten Karangasem melaksanakan Musrenbang Kecamatan secara Virtual hari ke 2 di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kubu, Manggis dan Selat.

Bappelitbangda Kabupaten Karangasem melaksanakan Musrenbang secara Virtual. Musrenbang hari ke 2 dengan Pembahasan Teknis di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kubu, Manggis dan Selat. Senin, 15 Pebruari 2021. Musrenbang dipimpin oleh Kepala Bappelitbangda didampingi Kabid Litbang, Hadir Beberapa PD teknis langsung di Ruang Rapat Sabha Niti Bappelitbangda diantaranya : Kadis PU beserta kabid dan jajarannya, Sekdis Pertanian, Sekdis Kesehatan Sekdis Perkim, Kabid Dispendik dan Kabid Dishub serta Kabid dan Kasubid pada Bappelitbangda. Bergabung juga PD Teknis dari kantor masing-masing : Kadis Kebudayaan, Kadis Kominfo, Dinsos, Disnaker, Dispar, Koperasi, DPMD, Perindag, Perikanan, Ketahanan Pangan. Sesi Pertama Kecamatan Kubu dari pukul 09.00 s/d 12.00 Wita dipimpin langsung oleh Bapak Camat Kubu hadir 9 Kepala Desa se Kecamatan Kubu dengan jumlah usulan yang terinput ke dalam SIPD sebanyak 228 usulan dengan permohonan dana 264.737.446.250. Masing-masing Kepala Desa menyampaikan usulan prioritas masing-masing desa yang mendukung sub bidang prioritas daerah dan ditanggapi oleh perangkat daerah teknis. Sesi Kedua Kecamatan Manggis dari pukul 12.00 s/d 13.30 Wita Dipimpin langsung oleh Bapak Camat Manggis hadir 12 Kepala Desa se Kecamatan Manggis dengan jumlah usulan yang terinput ke dalam SIPD sebanyak 281 usulan dengan permohonan dana 100.852.382.500. Selanjutnya masing-masing Kepala Desa menyampaikan usulan prioritas masing-masing desa yang mendukung sub bidang prioritas daerah dan mendapat tanggapan dari perangkat daerah teknis. Sesi Ketiga Kecamatan Selat dari pukul 13.30 s/d 15.30 Wita. Dipimpin langsung oleh Bapak Camat Manggis hadir Bapak Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, ST & 8 Kepala Desa se Kecamatan Selat. Jumlah usulan yang terinput ke dalam SIPD sebanyak 146 usulan dengan permohonan dana 115.869.548.750. Masing-masing Kepala Desa menyampaikan usulan prioritas masing-masing desa yang mendukung sub bidang prioritas daerah dan mendapat tanggapan dari perangkat daerah teknis.