Abang 601116Pemerintah Kabupaten Karangasem terus aktif bergerak dalam program kampanye sanitasi sehat menuju Karangasem Jagadhita Ya Ca Iti Dharma. Kampanye sanitasi yang diawali dengan gotong royong ini dipimpin langsung Pj Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda dan diikuti sebanyak 454 orang yang berasal dari seluruh SKPD, Perbekel, Kelian Dusun se-Kecamatan Abang serta masyarakat banjar Seloni, Desa Culik Kecamatan Abang, Jumat (23/10/2015).
Ketua Pokja Sanitasi yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta mengatakan, kampanye Sanitasi ini bertujuan memantapkan langkah Pemerintah Karangasem menciptakan lingkungan yang kondusif, peningkatan kebutuhan, serta peningkatan penyediaan sarana untuk mendukung perubahan perilaku higienis dan akses sanitasi bagi masyarakat. Dipilihnya Banjar Seloni, Desa Culik menjadi contoh kondisi sanitasi yang memerlukan penanganan dan menjadi sinergi antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat untuk peduli dengan lingkungan sekitarnya.
Sebab, dilihat dari pola prilaku masyarakat di Kecamatan Abang, masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah. Masyarakat disana cenderung membuang sampahnya dilahan kosong, tegalan atau sungai. Sedangkan kondisi air limbah berdasarkan profil kesehatan Kabupaten Karangasem tahun 2014 menunjukan lebih dari 50% (10.123 KK) masyarakat di Kecamatan Abang belum memiliki akses ke jamban. Hal ini dikuatkan dengan hasil studi EHRA yang dilakukan di Kecamatan Abang pada tahun 2014 menunjukan indeks resiko sanitasi masyarakat yang tinggi dalam perlaku air limbah dan pengelolaan sampah.
Sedana Merta menyebutkan, selama ini telah banyak program-program yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan sanitasi di Kabupaten Karangasem. Diantaranya, disusunnya buku putih yang memuat kondisi sanitasi di Kabupaten Karangasem. Penyusunan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) yang berisikan strategi dan kebijakan pembangunan sanitasi. MPSS (Memorandum Program Sektor Sanitasi) yang memuat program pembangunan sanitasi selama kurun waktu 5 tahun kedepan. Dari sektor persampahan dengan pengangkutan sampah, kebersihan kota Amlapura, membeli sampah plastik, melakukan pemilahan di TPA, mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R. Untuk sektor air limbah, dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal untuk daerah perkotaan dan Optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Linggasana. Sektor Drainase dengan pembangunan dan rehabilitasi saluran drainase dan normalisasi sungai. Selain itu, dari sektor air minum, telah dilaksanakan pula pembangunan SPAM Telagawaja, SPAM IKK, SPAM Perdesaan dan mendorong kemandirian PAMDES.
Sementara itu, Pj Bupati Karangasem Ngurah Arda menyatakan kampanye Sanitasi dan gotong royong ini sangat berperan penting. Karena sanitasi tidak semata diarahkan pada sarana fisik berupa pembangunan jamban sehat, tapi juga harus didorong kesadaran masyarakat untuk berperilaku higienis.
Ngurah Arda juga mengajak masyarakat Karangasem khususnya di Kecamatan Abang, untuk melakukan beberapa perubahan perilaku yang dapat memutus rantai penyakit akibat sanitasi tak sehat seperti menghentikan buang air besar (BAB) sembarangan, pengelolaan air minum dan makanan di rumah tangga, cuci tangan dengan sabun pada waktu-waktu penting, pengelolaan limbah cair rumah tangga, serta mengelola sampah rumah tangga dengan sistem 3R. (Humas Protokol Setda Kab. Karangasem)

Map

Sosial Media

Login