Daerah 603004Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)Kabupaten Karangasem yang dipimpin Kabid Kominfo Drs. Komang Pasek Antara melakukan liputan mediake desa-desa di Kabupaten Karangasem untuk melihat dan merekam dari dekat potensi daerah Karangasem, Kamis (5/11). Kabid Kominfo Drs. Komang Pasek Antara mengatakan akan terus berupaya mempromosikan potensi daerah baru di Kabupaten Karangasem yang selama ini belum digarap secara maksimal.Desa yang diliput mulai dari Potensi wisata jalan lingkar Seraya yang terbentang dari Kawasan PantaiUjung, Tumbu, Pantai Seraya Barathingga kawasanPantai Amed.

Sepanjang jalan yang dilalui disuguhipemandangan laut dengan jejeran perahu tradisional yang menjadidaya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk tinggal di kawasan ini.Deretan penginapan tersedia di sepanjang jalan dengan berbagai fasilitasnya. Tipikal pantai di sepanjang jalan lingkar seraya iniberada di bawah tebing, karena terletak di kaki bukityang terasa gersang saat musim kemarau.

Kawasan wisata pantai mulai dari Pantai Bunutan, Pantai Lipah hingga pantai Amed yang sudah cukup dikenal di kalangan wisata selam baik domestik maupun mancanegara memiliki air laut yang jernih dengan panorama bawah laut yang sangat indah dengan beragam ikan hias yang jarang ditemui di laut di daerah lain. Kondisi ombak yang sangat tenang dan keberadaan terumbu karang yang terawat dan jauh dari kata sampah menjadikan kawasan pantaisebagai lokasi yang sangat cocok untuk snorkeling ataupun diving.Dengan pasir berwarna hitam dan latar belakang Gunung Agung semakin menambah daya tarik kawasan pantai ini.

Kawasan PantaiUjung dan Desa Seraya merupakan daerah pesisir yang kaya akan sumber daya alam bahari.Masyarakat setempat yang hampir seluruhnya merupakan nelayan, merupakan sumber daya yang potensial yang dapat dijadikan modal utama dalam pengembangan kawasan wisata bahari.Seperti yang terlihat di sepanjang kawasan pantaiUjung, dapat ditemui jejeran pedagang ikan tongkol segar yang berjualan di pinggir jalan. Menurut Ibu Nurzailah, salah seorang pedagang ikan,harga ikan saat dijual ini di kisaran Rp 2.000 per ekor. Sedangkan di Dusun Yeh Kali,Desa Seraya, beberapa perempuan terlihat merapikan, menghitung, dan memasukan ikan ke kotak-kotak berwarna kuning. Bapak Wayan salah seorang pemasok ikan asal Padang Bai mengatakan akan mengangkut kotak-kotak ikan tersebut ke Kusamba, Klungkung.

Ditemui di Sentra Pembuatan Sanggah yang bertempat di Desa Tista, Kecamatan Abang, Wayan Purna, mengaku pernah menerima pesanan sanggah dari luar Bali sepertiLampung dan Lombok. Purna melanjutkan bahwasaat ini ia tidak bisa lagimemasarkan produknya keluar Bali dikarenakan tingginya harga bahan baku kayu yang digunakan. Harga sanggah yang diproduksinyabervariasi mulai dari 2 juta sesuai tingkat kesulitan ukiran dan jenis yang dipesan.(Diskominfo Kab. Karangasem)

Map

Sosial Media

Login