TOYA 313290Beberapa tahun belakangan ini Karangasem dilanda kemarau panjang, hal ini mengakibatkan kekeringan baik itu lahan pertanian ataupun masyarakat kesulitan mendapatkan air minum. Untuk mengantisipasi musim kemarau bertambah panjang, Pemerintah Kabupaten Karangasem menyelenggarakan upacara Mendak Toya yang dilaksanakan bertempat di sumber mata air Telaga Tista, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem pada hari Selasa 10 Nopember 2015. Pemkab Karangasem menyelenggarakan upacara ini melalui Bagian Kesra Setda Kab. Karangasem bekerjasama dengan Desa Pekraman Sibetan.

Upacara mendak toya dihadiri oleh Pj. Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda didampingi oleh Asisten 3 I Wayan Supandhi, Kepala Kantor Agama Dewa Nila Udiyana, Kadispenda I Nengah Toya, Camat Bebandem I Made Sugiartha, Kabag Kesra Ida Bagus Pidada, Kabag Humas I Made Supartha, Perbekel Jungutan I Wayan Suradnya dan kepala SKPD lainnya beserta staf, serta para pemedek dari masyarakat desa Pekraman Sibetan. Rangkaian upacara ini dipuput oleh 3 Pedanda antara lain Ida Pedanda Nyoman Jelantik Dwaja dari Griya Budakeling, Ida Pedanda Ketut Tiyanyar dari Geriya Ulon Jungutan dan Ida Pedanda Gede Pasuruan dari Geriya Kawan Sibetan.

Menurut mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg yang juga turut hadir dalam upacara ini, mata air telaga tista merupakan wilayah yang disucikan, sehingga warga dilarang memancing di area kolam telaga tista, larangan tersebut telah tertuang dalam awig Desa Adat Sibetan, bagi warga yang nekat memancing dikenai sanksi oleh Desa Adat Sibetan berupa denda. Menurut Kelihan Desa Pekraman Sibetan I Wayan Subadra, kegiatan mendak toya merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya kalau terjadi kemarau yang cukup lama. Dalam kesempatan ini penjabat bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda mengharapkan melalui upacara ini agar Ida Sanghyang Widhi memberikan rahmat berupa turunnya hujan sehingga dampak kekeringan bisa teratasi. (Humas Protokol Setda Kab. Karangasem)

Map

Sosial Media

Login